logo-navbar

Info Perusahaan

29 March 2022

Dirjen Bea Cukai Lakukan Kunjungan Kerja Ke PLB PT Surya Inti Primakarya

Direktur Jenderal Bea Cukai, Bapak Askolani melakukan kunjungan kerja ke Pusat Logistik Berikat PT. Surya Inti Primakarya Pekanbaru pada Rabu, 23 Maret 2022. Kunjungan ke PT. SIP dilakukan untuk memantau proses serta mendapatkan feedback terkait pelayanan kepabeanan yang telah diberikan.

Komisaris PT. Surya Inti Primakarya, Bapak Toni dan Ibu Liyanti turut mendampingi dalam kunjungan kerja tersebut. Dalam kunjungannya, pak Askolani melihat langsung komoditas ekspor PT. SIP seperti pinang, wooden cooler box, hingga PAO serta mengunjungi pabrik sekaligus gudang khusus komoditas pinang yang sedang dalam tahap pembangunan.

“Beberapa waktu lalu, kami telah berhasil mengekspor komoditas pinang ke berbagai negara, salah satunya Thailand yang saat ini masih terus berjalan ekspor pinang ke negara tersebut” ujar Pak Toni

Pak Toni mengatakan bahwa masih ada beberapa produk pertanian dan perkebunan yang akan menjadi target ekspor PT. SIP selanjutnya. Karena beliau melihat peluang yang cukup besar untuk UMKM menjadi pemasok pasar internasional.

“Kami berharap agar kami dapat memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional khususnya di Riau dengan terus melakukan ekspor” tambah Pak Toni

“Semoga lebih banyak UMKM yang dapat terbantu untuk kegiatan ekspor tersebut sekaligus mengecek minat pasar di negara tujuan ekspor. Kemudian jika perkembangan permintaan pasarnya positif bisa melakukan ekspor mandiri di masa depan” ungkap Bu Liyanti selaku Komisaris PT. SIP

Kebertahanan usaha PT. SIP dalam masa pandemi sangat membantu program PEN dan membantu kegiatan sosial ekonomi di sekitar kawasan industri perkebunan.

Pak Van selaku Direktur PT. SIP berkata bahwa sebagai pengguna jasa kepabeanan, PT. SIP akan menerima semua saran, pendapat, dan apresiasi sebagai bahan koreksi agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.

Di akhir kunjungan, diadakan sharing session sederhana antara Komisaris dan Direktur PT. SIP dengan Dirjen Bea Cukai beserta rombongan sambil menikmati jamuan yang telah disediakan.


29 December 2021

Gubernur Riau Lepas Ekspor Pinang Ke Thailand

PEKANBARU – Gubernur Riau, Syamsuar secara resmi melakukan pelepasan 80 ton ekspor pinang melalui Pusat Logistik Berikat PT. Surya Inti Primakarya di Pekanbaru senilai USD 186.300 atau setara dengan Rp2.676.758.400. Pada Kamis, (23/12/2021) pelepasan ekspor pinang dengan tujuan Thailand dilepas secara virtual oleh Menteri Perdagangan Indonesia, Muhammad Lutfi bersamaan dengan 17 daerah lainnya di Indonesia dalam ekspor akhir tahun 2021.

Komisaris PT. Surya Inti Primakarya, Toni mengatakan, permintaan terhadap pinang di luar negeri cukup besar. Sehingga PT. Surya Inti Primakarya telah beberapa kali melepas ekspor Pinang ke berbagai negara.

"PT. Surya Inti Primakarya telah berhasil menambah devisa negara dengan capaian hasil ekspor selama tahun 2021 sebesar USD 14.921.576 atau Rp 212 Miliar melalui PLB Dumai dan PLB Pekanbaru," jelasnya.

 

Mengenai target tahun depan, Toni berharap dapat melepas ekspor pinang sebanyak 500 ton per bulan atau 20 container.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengaku bangga dengan ekspor pinang PT. Surya Inti Primakarya.

Gubernur Riau mengungkapkan bahwa Provinsi Riau merupakan penyumbang devisa negara yang melebihi target dan ekspor nonmigas tertinggi.

"Alhamdulillah, 2021 ini ekspor nonmigas yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir adalah Riau dan Riau termasuk penyumbang devisa negara cara pajak dan bea cukainya juga melebihi target," kata Syamsuar.

 

Oleh karena itu, pihaknya bangga karena Riau banyak mengekspor produk-produk non migas terutama pertanian dan perkebunan yang juga merupakan tumbuhnya usaha - usaha kecil di Provinsi Riau. Harapan untuk kedepannya, pihak terkait dapat mempertahankan ekspor secara bersama - sama.

Ekspor Pinang melalui PLB (Pusat Logistik Berikat) PT. Surya Inti Primakarya memiliki nilai ekspor sebesar Rp 10 miliar yang dilaksanakan secara bertahap. PLB PT Surya Inti Primakarya sendiri merupakan perintis Fasilitas PLB di Riau pada tahun 2019 dan berfokus mendukung IKM/UMKM untuk dapat ekspor produknya.


01 July 2021

Mantap! PT. SIP Ekspor Pinang ke Thailand

Riau - Provinsi Riau merupakan sebuah daerah yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Beragam komoditas yang dapat di ekspor ke luar negeri adalah sebuah anugerah dan peluang yang tentunya tidak boleh terlewatkan.

Melalui aktivitas ekspor, hasil perkebunan Indonesia menjadi salah satu pencetus pembangunan nasional karena menghasilkan devisa non migas dalam jumlah yang besar. Salah satu komoditi ekspor hasil perkebunan Indonesia yang banyak diminati pembeli dari luar negeri adalah buah pinang.

Melihat peluang tersebut, PT. SIP turut serta melakukan ekspor pinang ke negara tetangga yaitu Thailand. Van Ricardo selaku Direktur PT. SIP mengatakan bahwa meskipun Thailand adalah negara produsen pinang, akan tetapi masih membutuhkan pinang dari Indonesia khususnya dari tanah Sumatera.

"Hingga saat ini, pinang dari Sumatera sudah di ekspor sebanyak 4 Kontainer 40ft dan masih terus berlanjut. Pinang - pinang tersebut diperoleh dari para UMKM di Provinsi Riau yang dikumpulkan di kami, kemudian kami ekspor ke Thailand" ucap Van Ricardo.

Dengan keberhasilan ini, diharapkan PT SIP dapat terus berkontribusi dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional dengan terus mendorong UMKM agar dapat melakukan ekspor berbagai komoditas.


Konsultasi lebih lanjut?

Silahkan isi data di bawah, kami akan segera menghubungi anda!

wajib diisi minimal 3 karakater
wajib diisi minimal 3 karakater
email tidak valid
no telepon tidak valid
pesan tidak boleh kosong
Your Message Has Been Sent..