logo-navbar

Mengurus Barang yang Tertahan di Bea Cukai, Bagaimana Caranya?

02 JUL 2025

Tidak sedikit barang yang dibeli dari dari luar negeri malah terkendala di tahap pengiriman. Bahkan, tak jarang, para importir mengeluhkan barang yang tertahan di bea cukai. Apakah Anda salah satunya?

Situasi tersebut bisa menjadi pengalaman yang membingungkan sekaligus menyebalkan, terutama bagi Anda yang belum familier dengan prosedur kepabeanan. 

Lalu, mengapa barang bisa tertahan? Bagaimana cara mengurus barang tertahan di bea cukai? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini, ya!

 

 

Penyebab Barang Tertahan di Bea Cukai

 

Penyebab barang tertahan di bea cukai

 

Beberapa faktor utama yang menyebabkan barang tertahan di bea cukai, antara lain:

 

Dokumen Tidak Lengkap atau Tidak Sesuai

Barang dapat tertahan di bea cukai karena dokumen yang tidak lengkap atau tidak sesuai, seperti faktur yang kurang jelas atau ketiadaan izin BPOM untuk produk tertentu.

 

Nilai Barang Melebihi Batas Bebas Bea Masuk

Di beberapa negara, barang dengan nilai tertentu dikenakan bea masuk dan pajak impor. Jika penerima tidak segera melunasi biaya ini, barang bisa tertahan.

 

Baca Juga: Hindari Risiko! Pastikan Produk Anda memiliki Certificate of Conformity

 

Barang Termasuk dalam Kategori Dibatasi atau Terlarang

Produk yang masuk kategori dibatasi atau terlarang, seperti kosmetik tanpa izin atau barang ilegal seperti senjata dan narkotika, tidak akan diizinkan masuk. 

 

Ketidaksesuaian dengan Data Pengiriman

Ketidaksesuaian data pengiriman, seperti alamat penerima yang tidak jelas atau informasi pengirim yang kurang lengkap, juga dapat menghambat proses kepabeanan.

 

Pemeriksaan Acak (Random Check)

Selain itu, bea cukai sering melakukan pemeriksaan acak (random check) untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

 

 

Cara Mengatasi Barang yang Tertahan di Bea Cukai

 

 

Jika barang Anda tertahan di bea cukai, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurusnya:

 

Cek Status Pengiriman

Gunakan nomor resi (tracking number) dari jasa kurir untuk mengetahui lokasi dan status barang Anda. Jika status menunjukkan "Held by Customs" atau "Barang Ditahan Bea Cukai," segera cari tahu alasan penahanannya.

 

Hubungi Pihak Ekspedisi atau Bea Cukai

Jika barang dikirim melalui jasa ekspedisi atau forwarder, segera hubungi layanan pelanggan terkait untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. 

Namun, jika pengiriman menggunakan pos biasa, Anda bisa menghubungi kantor bea cukai setempat atau mengecek melalui website resminya.

 

Siapkan dan Lengkapi Dokumen yang Dibutuhkan

Jika penahanan disebabkan oleh dokumen yang kurang lengkap, segera kirimkan dokumen yang diminta. Beberapa dokumen tersebut, termasuk invoice atau bukti pembayaran, NPWP (jika diperlukan untuk barang dengan nilai tinggi), dan surat izin atau dokumen tambahan sesuai jenis barang.

 

Bayar Pajak dan Bea Masuk Jika Diperlukan

Jika barang dikenakan bea masuk dan pajak impor, lakukan pembayaran sesuai dengan jumlah yang ditetapkan. Pembayaran biasanya bisa dilakukan melalui bank atau sistem online yang disediakan oleh bea cukai.

 

Ambil Barang atau Tunggu Pengiriman

Jika semua persyaratan telah dipenuhi, Anda bisa mengambil barang langsung di kantor bea cukai atau menunggu pengiriman kembali ke alamat penerima.

 

Mengurus barang yang tertahan di bea cukai

 

 

Penutup

Barang yang tertahan di bea cukai bukanlah hal yang jarang terjadi dalam proses impor. Namun, dengan memahami penyebab dan mengetahui cara mengurusnya, Anda bisa menyelesaikan masalah ini dengan lebih efisien. 

Selalu pastikan kelengkapan dokumen, periksa regulasi yang berlaku, dan siapkan dana jika barang dikenakan pajak atau bea masuk agar pengiriman berjalan lancar!

 

***

 

Ingin kegiatan impor yang lebih efisien dan tidak ribet? Butuh jasa forwarder yang profesional dan terjamin mutunya? Tenang, ada PT Surya Inti Primakarya!

SIP adalah jasa forwarder untuk pengiriman dalam dan luar negeri. Kami akan mewujudkan kegiatan pengiriman barang, termasuk ekspor maupun impor, yang lebih efisien, mudah, dan menguntungkan. 

Cari tahu selengkapnya tentang SIP dengan klik hubungi kami!


Your Message Has Been Sent..