Bagi eksportir, penjualan menjadi hal yang penting. Bagi importir, pembayaran jadi tujuan yang ingin dicapai hingga barang diterima. Untuk itu, agar kegiatan perdagangan ini berhasil, diperlukan pemahaman menegosiasikan persyaratan pembayaran yang tepat dan memenuhi kebutuhan kedua belah pihak.
Ada lima metode pembayaran utama dalam perdagangan internasional, dua diantaranya menjadi metode pembayaran yang paling sering digunakan adalah open account dan Letter of Credit.
Lalu, apa perbedaan dari kedua metode pembayaran? Ini penjelasannya!
Apa itu Letter of Credit?

Letter of Credit atau surat kredit adalah kontrak keuangan antara bank, nasabah bank, dan penerima manfaat. Umumnya dikeluarkan oleh bank importir, kontrak pembayaran ini menjamin penerima manfaat akan dibayar setelah persyaratan surat kredit terpenuhi.
Dokumen yang dikeluarkan bank pembeli asing ini diperlukan untuk pembayaran setelah eksportir mengirimkan barang dan menyerahkan dokumen yang diperlukan kepada bank eksportir sebagai bukti.
Sebagai alat pembiayaan, Letter of Credit dibuat untuk melindungi eksportir dan importir, sebagai jaminan pembayaran, sekaligus menawarkan persyaratan pembayaran yang wajar kepada importir. Surat dari bank ini akan menjamin bahwa pembayaran pembeli kepada penjual akan diterima tepat waktu dan dengan jumlah yang tepat. Jika pembeli tidak melakukan pembayaran, bank akan diminta untuk menutupi seluruh atau sisa jumlah pembelian.
Apa itu Open Account?

Perdagangan Open Account merupakan istilah pembayaran yang digunakan dalam perdagangan internasional, di mana barang yang dikirim dan diserahkan dilakukan sebelum pembayaran jatuh tempo.
Metode ini menjadi salah satu opsi yang paling aman untuk pembeli, sekaligus berisiko bagi penjual, mengingat pembayaran dilakukan setelah barang diterima.
Letter of Credit vs Open Account

Dari Fungsinya
Untuk surat kredit berfungsi untuk memudahkan proses pembayaran tepat waktu dan sesuai jumlah dari importir ke eksportir saat surat pembayaran sudah diterbitkan bank. Bagi penjual, penggunaan jenis pembayaran ini menjadi yang paling aman daripada jenis OA.
Dari segi fungsi, penggunaan open account dalam perdagangan internasional membantu importir dalam hal arus kas dan biaya, namun cukup berisiko bagi eksportir. Walau penerapan metode pembayaran ini meningkatkan daya saing ekspor, namun perlu dipastikan bahwa pembayaran akan diterima secara penuh dan tepat waktu.
Dari cara kerjanya
Untuk Letter of credit, bank pembeli berjanji untuk membayar penjual jika pembeli memenuhi persyaratan tertentu. Bank menerbitkan dokumen ini atas nama pembeli.
Sementara dari metode open account, pembeli membayar penjual setelah barang dikirim. Penjual berisiko tidak menerima pembayaran tepat waktu atau tidak sama sekali, untuk itu perlu diterapkan asuransi dan menelaah isi perjanjian secara tepat.
Dari Risikonya
Letter of credit berisiko pada pembeli menerima barang yang tidak sesuai kesepakatan, karena pembayaran dilakukan setelah pengiriman barang dilakukan penjual. Selain itu, instrumen pembayaran ini juga memungkinkan bank mengenakan biaya untuk penerbitan dokumen ini, senilai yang disepakati bersama dari total kredit.
Di sisi lain, open account menjadikan penjual lebih berisiko tidak menerima pembayaran karena rentan terjadi penipuan, perselisihan, atau fluktuasi mata uang dari pihak pembeli.
Kesimpulan
Dalam transaksi internasional, ada banyak faktor yang memang harus dipelajari dan dipahami, seperti kebijakan hukum dan aturan yang berbeda di setiap negara, serta kesulitan atau hambatan antara penjual dan pembeli.
Jadi, baik penggunaan open account dan letter of credit telah menjadi aspek yang sangat penting dalam perdagangan internasional untuk melindungi pembeli dan penjual.
***
Pilih Surya Inti Primakarya untuk layanan pengiriman yang aman dan tepat waktu.
Pengiriman Anda akan ditangani oleh tenaga ekspor impor terpercaya, dan ahli kepabeanan yang berkompeten.
Hubungi Kami, segera.